Highland Praise adalah Wujud Kebangkintan Budaya Papua karena ia telah mengembalikan identitas ke-Melanesia-an orang Papua

Tahun 2016 diwarnai dengan sebuah peristiwa yang penting untuk dicatat, dan kami anjurkan kepada semua orang Papua, bahkan segenap ras Melanesia untuk mengingatnya sebagai sebuah peristiwa bersejarah, yaitu “kebangkitan musik dan lagu-lagu khas Melanesia”, disponsori langsung oleh Ketua DPR Provinsi Papua dan Bupati Lanny Jaya Befa Jigibalom.

Kami berdoa agar roh kebangkitan musik dan lagu Papua, Melanesia ini terus dikembangkan, dipupuk, dipelihara, sehingga tidak terkisi dan terhapuskan oleh musik2 dari Melayu yang sudah banyak mewarnai cara berpikir dan berlagu orang Papua saat ini.

Kalau kita ke Sorong, Raja Ampat, Manokwari, dan Fak-Fak, saat ini sebenarnya budaya dan lagu-lagu khas Melanesia sudah punah. Malahan lagu-lagu berwarna Polinesia dari Ambon, Maluku, Kay dan NTT/NTB yang mewarnai lagu-lagu di bagian barat pulau New Guinea ini.

Kami berdoa kepada Tuhan, biarlah di Tahun 2017 ada album-album baru Lowland Praise, Inland Praise, Highland Praise dimunculkan untuk memperkaya khasanah musik dan lagu-lagu Melanesia yang semakin terkikis habis saat ini.

Contoh saya, artikel-artikel dan blog untuk Tanah Papua saat ini sudah 99.99 persen ditulis dalam bahasa Melayu, sementara bahasa-bahasa Papua sudah terkikis habis, punah, lenyap. Jangan sampai lagu-lagu Melanesia juga punah dari nyanian orang Papua.

Highland Praise adalah Wujud Kebangkintan Budaya Papua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *