By Agustinus Kebaiye Mote (Kabar Angin Kebebasan Untuk Manusia, binatang, Tanah dan Alam Papua)

Doa adat istiadat adalah sebagai salah satu ujung tombak keselamatan bagi rakyat papua sedang tertindas diskriminasi rasisme black ; akan membawa ke arah puncak pencapaian kebebasan.

Jangan percayaku orang gila)*

Perkembangan Kondisi polusi udara dunia kini semakin meningkat. Kondisi polusi pergeseran budaya global semakin ketat, dunia kita semakin melemah dalam tantangan untuk melangkah menuju menstandarisasi dengan polusi-polusi era budaya global.

Dalam kondisi perkembangan dan pergeseran dunia tantangan global ini, saya agak keberatan melihat kondisi ril yang mematikannya. Maka itu saya mengharapkan rakyat berkulit hitam di tanah papua barat segera perlu bangkitkan gairah menuju mempertingkatkan dan mempertahankan sebagai dasar kita atas adanya budaya-budaya serta adat-istiadat, awali dengan doa-doa adat di daerah masing-masing pelosok tanah papua barat untuk tongkatkan hidup bagi kita semua sebagai landasan untuk menyesuaikan dengan polusi dunia budaya global, menuju melangkahnya hidup kemandirian.

Terkaji dengan trik-trik apa yang ada diatas tanah papua, seperti apa memberitahukan melalui doa adat ini kepadaNya. Sesuai dengan ajaran-ajaran animisme menyembah meminta hal-hal terpenting bagi kita untuk menerobos membuka pintu harapan kita. Sebab sebuah animisme menyembahNya adalah dunia Terdekat Tuhan Allah. Hal itulah sebagai salah satu jalan pencapaiaannya, tanadas harapan saya!!

Dengan melihat di kalangan kita sekarang ini, Budaya dan adat-istiadat kita semakin terasa melemah, doa-doa adat semakin melupakannya. Di pengaruhi oleh budaya-budaya global barat. Ole sebab itulah yang saya kesankan kepada rakyat pribumi (berkulit hitam) di tanah papua barat.

Saya penulis pun juga manusia biasa, maka ada beberapa ciri khas mendasar yang saya merasa cintai mendalam dengan harapannya adalah :
pulau papua adalah mama (ibu kandung) saya, sebaliknya; mama (ibu kandung) saya adalah palau papua.

kulit saya adalah kulit hitam, sebaliknya; kulit hitam adalah kulit saya
koteka dan moge adalah pakaian saya, sebaliknya; pakaiaan saya adalah koteka dan moge
rambut saya adalah rambut kriting; sebaliknya rambut krinting adalah rambut saya
makanan pokok saya adalah, ubi bakar, keladi bakar, singkong bakar, sagu bakar, asar kus-kus hutan, babi bakar, kasuari bakar, pada umumnya barapen-bakar batu) dan lain-lain.

istriku adalah perempuan kulit hitam, sebaliknya; perempuan kulit hitam adalah istriku!
suamiku adalah laki-laki kulit hitam, sebaliknya, laki-laki kulit hitam adalah suamiku.
bapa dan mama papua adalah kulit hitam
dan lain-lain banyak hal yang kita perlu ketahui secara mendalam.

Berdasarkan hal-hal mendasar kita sebagai manusia yang berakal budi dan manusia yang berakal budaya secara alami dari awalnya hingga kini, meningatkan arah kedepan nantinya. Maka perlu di pertimbangkan harapan dan keinginan apa dan bagaimana sedang berjalan.

Kesankan dan pesankan kepada kawan perjuangan sekalian semua di manapun berada dan semua rakyat berkulit hitam berada di tanah papua barat maupun di luar tanah papua barat saya harap tolong di laksanakan :

Beritahukan kepada mama/ibu kita tanah papua barat, sama dengan Bunda Perawan maria, beritahukan kepada Yesus Kristus, beritahukan kepada Melaikat, serta Roh Kudus. Melalui doa-doa adat istiadat Tuhan Allah akan mengambil dan menjawabkannya. apa dan bagaiman keinginan harapan kedepan kita yang terpendam sedalam-dalamnya sampai kini sedang stress serta membosankan sudah lama alami dan sedang akan memperjuangkan menantikannya. Semuanya akan menjawabkan secara alami membawa kearah pintu kebebasan dari berbagai penjajahan, penindasan, pembunuhan dan kepunahan melalui berbagai cara di lakukan oleh orang-orang tak di kenal itu.

Mau laksanakan hal itu, atau tidaknya ada di tangan sekalian semua, bukan saya. Sebab info ini Hanya mimpi siang bolong, maka Jangan percaya, kata orang gila.

Terimakasih salam pembebasan dan salam sukses selalu!!!

maaf :
Saya bukan Tuhan Allah

Tapik : Kemerdekaan Suatu Bangsa Adalah Harga Mati

Sumber: http://www.wiguwinews.co.vu/2014/04/partisipasikan-doa-doa-adat-istiadat-di.html

Partisipasikan Doa-Doa Adat Istiadat di Pelosok-Pelosok Tanah Papua
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *